Terkini

Penghitungan suara berlangsung setelah proses e-vote pada hari yang sama. Berdasarkan hasil final, paslon nomor urut 1 memperoleh 555 suara, disusul paslon nomor urut 2, Muhammad Maqdis Pilatya dan Amirul Mu’minin, dengan 327,75 suara, serta 73 suara abstain. Angka desimal diperoleh karena adanya pemotongan suara sebesar 5% atas pelanggaran kampanye yang dilakukan saat masa tenang.

Faizarrahman juga menjelaskan bahwa panitia sempat menghadapi beberapa kendala teknis akibat penggunaan sistem pemilihan berbasis web milik (Pemilihan Mahasiswa Raya) PEMIRA UB. “Beberapa problem sempat terjadi terkait paslon dari fakultas lain yang masuk ke server kita ataupun waktu yang tiba-tiba terpotong sehingga terhitung abstain, tapi itu bisa langsung ditangani (Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi) DTIK,” ungkapnya.

Buletin ini kami susun untuk menghadirkan gambaran utuh mengenai kontestasi PEMILWA FMIPA UB 2025. Kami berharap sajian berita, liputan utama, dan analisis di dalamnya dapat membantu warga MIPA melihat isu-isu fundamental yang selama ini tersembunyi di balik dinamika organisasi. Lebih dari itu, kami ingin mendorong seluruh mahasiswa untuk menyadari bahwa suara mereka bukan sekadar angka dalam e-vote , tetapi bentuk kesadaran politik yang menentukan arah perubahan di FMIPA.

Senin (24/11/2025), Kampanye Bersama Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dilaksanakan setelah agenda sebelumnya, yakni Fit and Proper Test pada Minggu (23/11/2025). Kampanye Pemilwa berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya Meja Abu-abu (Mebu), Di bawah Pohon Rindang (DPR) Biologi, Gazebo Fisika, Selasar Kimia, dan Gazebo Matematika & Statistika.

Berita

Penghitungan suara berlangsung setelah proses e-vote pada hari yang sama. Berdasarkan hasil final, paslon nomor urut 1 memperoleh ...

Faizarrahman juga menjelaskan bahwa panitia sempat menghadapi beberapa kendala teknis akibat penggunaan sistem pemilihan berbasis web milik (Pemilihan ...

Senin (24/11/2025), Kampanye Bersama Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dilaksanakan setelah agenda sebelumnya, ...

Debat Terbuka Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) digelar pada Kamis (20/11/2025) di Gedung ...

Bacalah!

Tulisan Favorit Pembaca

Kehidupan Lengkara Putri Langit, seorang gadis remaja yang menghadapi berbagai konflik dalam hidupnya setelah memiliki keluarga baru dan kehadiran saudara tiri yang antagonis. Pada cerita ini Lengkara selalu dituntut oleh ayahnya untuk mendapatkan nilai yang sempurna. Namun, ayahnya sama sekali tidak pernah mengapresiasi hasil yang didapatkan oleh Lengkara justru ayahnya terus memarahi Lengkara karana menurut ayahnya nilai yang didapatkan oleh Lengkara belum sempurna seperti yang diharapkan ayahnya.

Bacaan Khusus

Di tengah masyarakat Indonesia yang religius, ateis dan non-agama masih terpinggirkan dan tertindas. Mereka berjuang ...

Opini

Menjadi content creator di masa sekarang menjadi peluang tersendiri bagi banyak orang. Banyaknya platform media sosial menjadikan pekerjaan ini semakin digandrungi. Meskipun demikian, menjadi content creator juga memiliki banyak kendalanya tersendiri.

Serangan di Gaza semakin meningkat sejak serangan Hamas ke Israel pada Oktober 2023 memicu balasan Israel yang menyebabkan krisis kemanusiaan. Dukungan global untuk Palestina menguat dengan tagar 'All Eyes on Rafah' di media sosial, menyoroti serangan Israel terhadap warga sipil. Meskipun Mahkamah Internasional meminta untuk menghentikan genosida, Israel tetap melanjutkan tindakannya.

Paradigma pendidikan yang menitikberatkan pada pencarian kerja perlu dipertanyakan. Sistem pendidikan ala Prusia dikhawatirkan dapat mematikan rasa ingin tahu dan kritis siswa

Terkini

Aku hidup dalam lingkaran yang rapi, terlalu rapi sampai rasanya seperti sangkar. Nilai-nilai baik kupasang seperti topeng, tapi di baliknya, aku kosong seperti halaman buku yang belum ditulis.

Ibarat pisau yang mengukir batang pohon Begitulah jejakmu dalam hatiku Tiap goresan menjadi alasan,  mengapa ku terus merindu.

Debat Terbuka Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) digelar pada Kamis (20/11/2025) di Gedung MIPA Center 1.1 (Banquet Room). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara Pemilwa FMIPA 2025 sebelum pemilihan pada Kamis (27/11/2025). 

Langkahmu mungkin tertatih Namun hatimu berlari lebih cepat dari mimpi Orang berkata kau berbeda Tapi bukankah pelangi pun indah karena warnannya tak sama?

Matahari sore mulai datang, siang berganti malam. Aku menggigil di atas tikar tipis. Dari luar rumah, suara anjing liar melolong—panjang, sepi, membuat bulu kudukku berdiri. Aku tarik selimut lusuh sampai dagu, tapi dingin tetap menusuk tulang dan angin masuk lewat celah-celah dinding bambu. "Ya Allah," lirihku pelan, "tolong Ibu dapat uang pinjaman besok. Tolong gorengan Ibu laku banyak... biar aku bisa ikut karya wisata."

Dalam sejarahnya, berpikir kritis menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya masyarakat yang rasional dan berkeadaban. Berpikir kritis bukan sekadar kemampuan menganalisis, tetapi juga keberanian mempertanyakan hal-hal yang dianggap “biasa”. Ia menuntut logika, keberanian moral, dan empati sosial agar kita tidak terperangkap dalam arus opini tanpa arah. Sejarah membuktikan, banyak perubahan besar lahir dari pikiran yang berani menolak kebungkaman.

Sosialisasi Pemilihan Umum Mahasiswa (PEMILWA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya (UB) 2025 telah dilaksanakan pada Rabu (12/11/2025). Berlokasi di Gedung MIPA Center 1.1 (Banquet Room), PEMILWA FMIPA UB 2025 mengusung tema besar “Aerenthis: Menanam Kesadaran, Menuai Perubahan. Tanam Suara, Tuai Arah.”

Kisah Dino mengajarkan kita belajar memandang dunia, bahwa tidak semua suara terdengar lewat kata, dan tidak semua pemahaman datang dari penjelasan. Kadang, cukup dengan hati yang mau melihat, hitam dan putih kehidupan bisa berubah menjadi warna yang paling indah.

Pertandingan basket putra Brawijaya All Star menampilkan Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) versusFakultas Ilmu Komputer (FILKOM) yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Pertamina Universitas Brawijaya pada Rabu (12/11/2025).

Sebelum menghampiri seorang relawan yang siap menghantarkan mereka ke rumah sakit umum, Apet yang diliputi rasa penasaran dan kegelisahan berlebihan, ia pun mencoba mengintip perlahan, menyorotkan tatapannya menuju ke sebuah sumber yang membuat dirinya menderita sedari awal ia terpelanting pada bagian kaki kanannya. Denyut nadi pada bagian punggung kakinya seakan-akan menjadi nada dering.

Ada banyak momen sentimental di setiap adegan. Terlebih perjuangan Sore, di mana ia selalu mengambil berbagai celah dalam setiap kejadian dengan memeluk semua kegagalan itu. Hanya demi kehidupan Jo. Dialog antar karakter juga menambah kesan tersendiri, seperti “Manusia berubah karena merasa dicintai, bukan karena takut,” dan “Jika diberi kesempatan hidup sepuluh ribu kali, aku akan tetap memilihmu.” Selain itu, dari segi sinematografi, para aktor, soundtrack dan berbagai lanskap indah Kroasia menjadikan film ini semakin utuh.

Di Indonesia, kasus kekerasan seksual setiap tahun mengalami peningkatan. Korbannya bukan hanya dari kalangan dewasa saja, tetapi sudah merambah ke remaja bahkan anak-anak (Darmini, 2021: 56). Pernyataan ini menjadi penting untuk diketahui dan disadari oleh setiap manusia, secara khusus oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut juga menjadi bagian dari penelusuran paham humanisme yang secara khusus lebih melihat sisi kaum feminin yang sering kali menjadi korban.

Setiap pagi, sebelum matahari menyapa bentala, aku berjalan menyusuri rel kereta yang berada di sebelah rumahku menuju pelabuhan. Udara dingin menyelimuti, diikuti dengan bau asin khas laut selalu membuatku bersemangat. Aku berlari kencang dengan membawa wadah kosong di tanganku untuk menampung cumi yang siap dimasak oleh Ibu. Para nelayan sudah mengenalku, Laras si gadis kecil yang tak pernah bosan mengunjungi laut. Bagaimana bisa bosan? Laut sudah menjadi rumah kedua bagiku.

Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya (UB) menggelar Sekolah Legislasi 4.0 bertajuk “SUARAKARA: Empowering Student Voices Through Legislative Insight” di Gedung MIPA Center 1.1 (Banquet Room) pada Rabu, 22 Oktober 2025, pukul 15.00–19.08 WIB. 

Desa Langgeng yang jauh dari hiruk pikuk kota, hidup seorang wanita tua bernama Dewi Lestari. Rambutnya sudah memutih, jalannya tertatih, namun masih menyimpan cahaya yang sulit dipadamkan. Di tangannya, ada sebuah kotak kayu kecil yang selalu ia bawa kemana-mana. Kotak itu berisi surat yang tidak pernah ia kirimkan.

Pernahkah kamu terpikirkan mengapa sebagian besar masyarakat Indonesia mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok? Padahal, masih banyak sumber karbohidrat lain yang melimpah di Indonesia dengan gizi yang setara, seperti jagung, kentang, singkong, ubi jalar, talas, dan masih banyak lagi. Hanya sebagian kecil masyarakat di Indonesia bagian timur yang mengonsumsi sagu sebagai makanan pokok mereka.