Demonstrasi mahasiswa kembali menjadi perhatian masyarakat Indonesia pada 28 Oktober 2026. Aksi tersebut berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda di sejumlah daerah, seperti Jakarta, Yogyakarta, Surakarta, Makassar, Malang, dan Balikpapan. Para mahasiswa bersama masyarakat menyampaikan berbagai tuntutan, mulai dari kenaikan biaya hidup, mahalnya pendidikan, pemberantasan korupsi, hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan. Aksi ini muncul karena masyarakat merasa masih banyak persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa demonstrasi masih menjadi salah satu cara masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan memperjuangkan kepentingannya.