Temukan Kami di Media Sosial atau Hubungi Kami dan kami akan merespons segera.
Rangkaian Acara Jelajah Almamater (RAJA) Brawijaya merupakan kegiatan tahunan untuk menyambut dan mengenalkan kepada mahasiswa baru mengenai kehidupan kampus. Kegiatan tahun ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut dari tanggal 10-12 Agustus disusul dengan Open House pada 29-30 Agustus. Kami rasa, walaupun kami bukan bagian langsung dari panitia RAJA Brawijaya, liputan yang kami lakukan tiap tahunnya ini menjadi kegiatan yang terasa “wajib” untuk kami publikasikan. Terlebih untuk para jurnalis dan penulis muda yang ingin terjun langsung ke lapangan, RAJA Brawijaya menjadi wadah yang baik untuk mengembangkan potensi dan kreasi masing-masing anggota.
Kebebasan berpendapat merupakan hak fundamental yang dijamin oleh konstitusi di negara Indonesia. Pasal 28E ayat (3) dan Pasal 28F UUD 1945 secara tegas menyatakan bahwa setiap warga negara berhak menyampaikan pendapat dan memperoleh informasi melalui berbagai saluran. Jaminan ini diperkuat oleh UU No. 9 Tahun 1998 dan UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang menempatkan kebebasan berpendapat sebagai pilar utama suatu demokrasi. Secara normatif, tidak ada alasan bagi negara untuk membungkam suara kritis rakyatnya, karena kritik justru menjadi alat kontrol kekuasaan.
Buletin ini kami susun untuk menghadirkan gambaran utuh mengenai kontestasi PEMILWA FMIPA UB 2025. Kami berharap sajian berita, liputan utama, dan analisis di dalamnya dapat membantu warga MIPA melihat isu-isu fundamental yang selama ini tersembunyi di balik dinamika organisasi. Lebih dari itu, kami ingin mendorong seluruh mahasiswa untuk menyadari bahwa suara mereka bukan sekadar angka dalam e-vote , tetapi bentuk kesadaran politik yang menentukan arah perubahan di FMIPA.
Dalam sejarahnya, berpikir kritis menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya masyarakat yang rasional dan berkeadaban. Berpikir kritis bukan sekadar kemampuan menganalisis, tetapi juga keberanian mempertanyakan hal-hal yang dianggap “biasa”. Ia menuntut logika, keberanian moral, dan empati sosial agar kita tidak terperangkap dalam arus opini tanpa arah. Sejarah membuktikan, banyak perubahan besar lahir dari pikiran yang berani menolak kebungkaman.
Situs Web Kabarbasic.com dikelola oleh Lembaga Pers Mahasiswa Basic
Surel: admin@kabarbasic.com
Our website uses cookies to improve your experience. Learn more about: Cookie Policy
Beri Balasan