Temukan Kami di Media Sosial atau Hubungi Kami dan kami akan merespons segera.
Pada tanggal 9 Maret 2026, saya membaca sebuah artikel opini di harian Kompas yang berjudul “Demokrasi di Persimpangan Pemilih.” Artikel tersebut menggugah kesadaran saya mengenai realitas demokrasi dalam konteks zaman kontemporer, khususnya di Indonesia. Secara umum, demokrasi dipahami sebagai suatu sistem pemerintahan di mana kedaulatan berada di tangan rakyat dan penyelenggaraan pemerintahan dijalankan atas dasar kehendak rakyat (Wood, 2004).
Di Indonesia, kasus kekerasan seksual setiap tahun mengalami peningkatan. Korbannya bukan hanya dari kalangan dewasa saja, tetapi sudah merambah ke remaja bahkan anak-anak (Darmini, 2021: 56). Pernyataan ini menjadi penting untuk diketahui dan disadari oleh setiap manusia, secara khusus oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut juga menjadi bagian dari penelusuran paham humanisme yang secara khusus lebih melihat sisi kaum feminin yang sering kali menjadi korban.
Pernahkah kamu terpikirkan mengapa sebagian besar masyarakat Indonesia mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok? Padahal, masih banyak sumber karbohidrat lain yang melimpah di Indonesia dengan gizi yang setara, seperti jagung, kentang, singkong, ubi jalar, talas, dan masih banyak lagi. Hanya sebagian kecil masyarakat di Indonesia bagian timur yang mengonsumsi sagu sebagai makanan pokok mereka.
Lenyapnya beras premium dan medium dari pasar modern adalah gejala dari sebuah sistem pangan nasional yang rapuh, rentan, dan mudah goyah hanya karena satu keputusan atau satu operasi penegakan hukum yang tidak menyentuh akar persoalan.
Situs Web Kabarbasic.com dikelola oleh Lembaga Pers Mahasiswa Basic
Surel: admin@kabarbasic.com
Our website uses cookies to improve your experience. Learn more about: Cookie Policy
Beri Balasan