Malang – Fenomena mengabaikan lawan bicara dalam suatu interaksi tatap muka dua arah karena lebih memusatkan perhatian pada layar smartphone, atau yang dikenal dengan istilah phubbing (phone snubbing), kini semakin lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena ini bukan sekadar masalah etika komunikasi biasa, melainkan telah menjadi ancaman bagi kohesi sosial dan nilai-nilai Pancasila di kalangan Generasi Z. Fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari tekanan psikologis seperti Fear of Missing Out (FOMO) dan tingginya intensitas penggunaan internet, yang membuat individu merasa harus selalu terhubung dengan dunia maya meski sedang berada dalam obrolan langsung.






















Ada Pertanyaan?
Temukan Kami di Media Sosial atau Hubungi Kami dan kami akan merespons segera.